Kesalahan Saat Memilih Powerbank


Sobat pasti sudah tau kan apa itu powerbank? Ya, powerbank adalah sumber daya cadangan yang bisa dibawa ke mana-mana (portable). Berhubung sekarang sudah jamannya apa-apa portable, banyak dari masyarakat yang tertarik membeli sumber daya yang praktis ini.

Banyak kita jumpai berbagai macam merk powerbank, dengan berbagai macam pilihan kapasitas dan beragam harga yang bisa dibilang mulai terjangkau (antara 100 ribu sampai 1 jutaan). Tetapi tidak jarang kita temui juga keluhan konsumen mengenai kinerja powerbank yang tidak bisa dibilang memuaskan, bahkan ada yang sampai bisa merusak gadget.

Nah, artikel kali ini akan membahas tentang kesalahan-kesalahan yang pernah dialami konsumen dalam memilih powerbank. Mari kita simaak .. 

1. Power Bank Dengan Kapasitas Besar dan Harga yang Murah
Tidak semua Powerbank memakai sel baterai yang berkualitas baik, beberapa merk bahkan memakai sel baterai berkualitas buruk dan baterai refurbished (bekas) untuk menekan harga jual. Sebaiknya kita memilih powerbank yang memiliki garansi dan nama baik yang sudah diakui oleh Standar Internasional. Mungkin harganya lebih mahal sob, tapi lebih baik seperti itu daripada gadget sobat yang rusak

2. Memilih Power Bank Berdasarkan Kapasitas
Tujuan utama kita membeli powerbank adalah untuk mengisi ulang baterai gadget secara darurat saat tidak ada stopkontak di dekat kita. Oleh sebab itu, perlu dipertimbangkan juga untuk membeli powerbank sesuai kebutuhan kita sehari-hari. Sebaiknya hindari membeli powerbank melebihi kebutuhan kita karena semakin besar kapasitas sebuah Power Bank, semakin berat dan besar pula ukuran Power Bank tersebut .

3. Mengabaikan Kualitas Sel Baterai Power Bank
Banyak dari kita yang seringkali membeli powerbank tanpa memperhatikan detail sel baterai yang dipakai, padahal sebenarnya sel baterai sangat menentukan usia dan ketahanan dari powerbank itu sendiri .

4. Memakai Konektor dan Kabel Non Standar Gadget
Hal ini adalah kesalahan yang mungkin paling sering dilakukan oleh konsumen awam. Di pasaran banyak terdapat Power Bank yang menyediakan banyak konektor dalam paket penjualannya. Tapi tidak semua konektor terutama jenis konektor yang bisa dibongkar pasang memiliki standar yang sudah diakui dan kualitas yang baik. Resikonya adalah colokan di Gadget anda bisa rusak . Resiko terburuk dari pemakaian konektor dengan kualitas buruk adalah Short Circuit / Korsleting Listrik. Memakai Kabel data dan konektor bawaan dari Gadget sobat adalah solusi terbaik untuk mengurangi resiko ini. Pabrikan dari setiap Gadget pasti sudah membuat Kabel Data untuk Gadget anda dengan standar kualitas yang baik .

5. Memilih Power Bank tanpa Memperhatikan Fitur Keamanan
Beberapa dari kita banyak berpikir bahwa powerbank hanyalah alat untuk mengisi ulang, tapi jarang berpikir tentang fitur keamanan (safety) dari powerbank tersebut. Powerbank yang baik seharusnya memiliki fitur keamanan seperti di bawah ini 
  • Short Circuit Protection =  Menjaga gadget sobat tetap aman saat terjadi hubungan arus pendek
  • Over Charging Protection = Melindungi gadget sobat saat pengisian dalam waktu lama. Fitur ini akan otomatis menghentikan pasokan daya saat baterai pada gadget sudah penuh
  • Temperature Protection = Fitur yang dapat mendeteksi Overheat saat pengisian daya, jika terjadi Overheat maka pengisian daya akan dihentikan
6. Memilih Power Bank yang Tidak Memiliki Real Output
Power Bank yang tidak memiliki output yang real dapat mengakibatkan pengisian daya yang lebih lama dari waktu yang sesungguhnya

7. Membeli Power Bank yang Tidak Mempunyai Standar UL Certification
Standar UL Certification adalah Standar yang sudah diakui secara Internasional untuk keamanan dan kualitas dari sebuah baterai. Nah ini, sebaiknya sobat memilih powerbank yang sudah memiliki Standar UL Certification supaya aman bagi gadget Anda .

0 comments:

Posting Komentar

Minta saran dan komentar ya, blog ini sudah dofollow